Senin, 04 Juli 2011

BEDAH THT - MENGGUNAKAN CELON RADIOFREQUENCY

Dengan makin berkembangnya ilmu dan teknologi,  maka berkembang juga piranti untuk tindakan bedah THT.
Alat yang dimiliki oleh RS Mitra Kemayoran adalah CELON-BIPOLAR RADIOFREQUENCY.  Dengan  alat Celon-Radiofrequency , yaitu  menggunakan  energi temperatur yang rendah yang dapat mengakibatkan terjadinya  koagulasi nekritik pada jaringan submukosa serta akhirnya terjadi pembentukan jaringan parut. Akibat itu semua akan terjadi penciutan  dan kekakuan pada jaringan yang dimaksud.
Alat radiofrekuensi  melalui jarum khusus disuntikkan kedalam jaringan yang akan diterapi, sehingga terjadi proses koagulasi dalam beberapa detik dan  pengerutan jaringan dalam beberapa waktu kemudian. Tindakan yang dapat dilakukan dengan alat Celon-Radiofrequency adalah :
1.    OPERASI TONSIL/ AMANDEL, dengan radiofrekuensi  tonsil tidak perlu diangkat tetapi cukup disuntik dengan jarum yang dihubungkan dengan alat radiofrekuensi. Keuntungan alat ini antara lain, tidak banyak mempengaruhi fungsi tonsil sebagai alat pertahanan tubuh, perdarahan sangat  minimal atau hampir tidak ada, dilaksanakan hanya dalam beberapa detik atau sangat cepat, dapat dengan  bius local kecuali pada anak yang belum kooperatif, tidak perlu rawat inap, dan rasa nyerinya sangat kurang karena tidak ada luka operasi yang terbuka.
2.    OPERASI UNTUK MENGATASI NGOROK/SNORING. Alat Celon-Radiofrequency  ini dapat digunakan untuk memperkecil dan mengeraskan  langit-langit lunak sebagai penyebab terbanyak dari ngorok. Pada orang dewasa cukup rawat jalan saja dengan bius local. Cara ini relatif sederhana,  resiko kecil dan ekonomis dibanding  teknik lain. Lidah yang besar dan tebal dapat sebagai penyebab ngorok, dan dengan alat Celon-Radiofrequency dapat dilakukan tindakan suntikan memperkecil lidah. Operasi lidah perlu rawat inap beberapa hari untuk observasi kemungkinan lidah membengkak sesudah operasi. Resikonya relatif sangat rendah dibanding dengan teknik lain.
3.    OPERASI TURBIN/ KONKA  HIDUNG YANG MEMBESAR/HIPERTROFI. Akibat dari konka yang besar adalah tersumbatnya hidung, biasanya pada pasien alergi atau infeksi kronik. Hidung tersumbat akan menyebabkan rasa tidak nyaman dan juga sebagai salah satu penyebab ngorok/snoring. Dengan menggunakan Celon-Radiofrequency konka yang besar dapat dikecilkan hanya dengan menggunakan suntikan dalam beberapa detik pada konka. Dalam beberapa lama kemudian konka akan mengecil dan hidung menjadi lega untuk bernapas. Keuntungan alat ini adalah: tidak perlu dirawat, perdarahan minimal, hidung tidak perlu disumbat sehingga sesudah diterapi langsung dapat bernapas seperti biasanya.
PENYULIT ATAU KOMPLIKASI  Celon-Radiofrequency  relatif sangat ringan misalnya terjadi  sembab  atau infeksi pada organ yang disuntik dengan alat tsb. Dalam beberapa hari  gejala tersebut akan hilang.
Dr. Soekirman Soekin, SpTHT
Dokter Spesialis THT RS Mitra Kemayoran, Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar