Senin, 04 Juli 2011

POLA MAKAN SEHAT - KEBIASAAN SELAMA LEBARAN



Pola makan sehat sering diabaikan selama bulan puasa dan selama Lebaran.  Pola makan sehat yang sudah dijalankan sebelumnya menjadi terlupakan. Lebaran atau Idul Fitri merupakan momen yang dirayakan setiap tahun oleh umat muslim sedunia. Ajang berkumpul dan bersilaturahmi ini biasanya juga dimeriahkan oleh macam-macam makanan enak baik makanan ringan seperti kue-kue kering maupun makanan utama yang dimakan bersama ketupat seperti rendang, opor ayam, sayur tauco dan masih banyak lagi. Makanan-makanan ini disajikan hampir disetiap rumah, dan bila kita berkunjung kelima rumah artinya kita bisa makan sampai dengan lima kali. Alasannya, khan cuma setahun sekali tapi ada dampak tersebunyi yang sering terjadi.
Akibat yang jarang disadari
Makan yang kebablasan seperti ini menyebabkan berat badan yang sudah turun setelah berpuasa satu bulan penuh naik kembali malah sering kali menjadi lebih berat daripada sebelum berpuasa.
Kenaikan berat badan bukan satu-satunya akibat dari lepasnya kendali makan kita tetapi masih banyak lagi. Yang paling sering terjadi adalah kenaikan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus, kenaikan tekanan darah pada penderita hipertensi bahkan sering kali berakhir dengan serangan jantung dan stroke. Mengerikan? Ya jelas, dan itulah lingkaran yang terjadi berulang-ulang setiap tahunnya.
Yang perlu dilakukan ketika terlanjur terjadi
Jawabanya: Pola Makan Sehat! Bila kita sudah tahu akibat lepasnya kendali makan kita dan tak ingin mengalami efek samping seseram itu tentu saja kita perlu ‘bertobat’ sedini mungkin. Artinya biarlah kesalahan yang sudah terjadi itu berlalu namun kita harus melakukan tindakan untuk memperbaiki kesalahan itu.
Upaya perbaikan tersebut meliputi, cucilah pencernaan kita dengan mengkonsumsi banyak air putih. Cairan berwarna sudah jadi masa lalu. Kemudian mari kita ikat lemak dan kolesterol dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran. Sayurnya boleh dimasak bening atau ditumis. Kalau perlu menggunakan santan maka kita bisa menggantinya dengan susu tanpa lemak. Hasilnya tetap enak dan aman. Mulailah kembali makan terjadwal agar saluran pencernaan kita kembali kepada ritme yang teratur.
Dan yang hal yang penting lainnya adalah mulailah kembali berolahraga. Yang dimaksudkan dengan olahraga disini adalah melakukan gerakan teratur tanpa henti selama 30-45 menit. Jadi beres-beres rumah seperti menyapu dan mengepel karena tidak ada pembantu baru bisa disebut olahraga bila kita mampu melalukannya dengan gerakan teratur tanpa henti selama 30-45 menit.
Pola makan sehat yang perlu diingat untuk tahun depan
Setelah kita berupaya ‘menebus’ kesalahan kita tahun ini, kita juga harus ingat untuk mencegah agar tahun depan tidak terulang lagi. Dan hal itu harus kita mulai dari diri sendiri. Misalnya mengganti kue-kue kering dengan buah-buahan sebagai sajian untuk keluarga dan tamu. Memilih menu yang berbeda. Umpamanya bila rendang wajib ada sebagai teman ketupat maka ayam opor bisa diganti menjadi ayam panggang atau menu lain yang tidak menggunakan santan. Saat berlebaran biasanya kita berkunjung ke rumah kerabat dan famili. Pada saat itu biasanya kita ‘lupa minum’. Maksudnya, yang biasa terjadi adalah kita disuguhi sirup atau minuman manis lainnya. Banyak-banyaklah mengkonsumsi air putih agar tubuh kita tetap bugar dan terhindar dari dehidrasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar