Senin, 04 Juli 2011

PENYAKIT DEMAM BERDARAH - DBD


Penyakit demam berdarah atau sering disebut DBD sering ditemui di negara tropis. Penyakit demam berdarahsebenarnya dapat diatasi dengan perawatan yang tepat dan cepat. Berikut adalah tanya jawab mengenai penyakit demam berdarah
Pertanyaan :
Saya seorang ayah yang mempunyai 4 orang anak. Sekarang di Jakarta sedang terjangkit demam berdarah. Saya kuatir akan kesehatan anak – anak saya, karena mereka senang sekali bermain diluar rumah tanpa batas waktu. Baru – baru ini dilingkungan saya sudah ada seorang anak yang terjangkit demam berdarah tersebut. Terus terang saja, saya sangat awam dengan demam berdarah.
Yang saya tanyakan :1.    Apakah penyakit demam berdarah itu ? Bagaimana gejalanya2.    Siapa saja yang dapat terkena dan bagaimana cara penularannya?3.    Bagaimana cara mendeteksi dini gejala demam berdarah dan bagaimana pengobatannya?
4.    Cara apa saja yang bisa dilakukan untuk pencegahan penularannya? Apakah ada vaksin untuk demam berdarah?
LTK
Jl. Gading Riviera Kelapa gading.
Jawaban
1.    Demam berdarah atau lebih dikenal dengan DBD (Demam berdarah dengue) adalah penyakit demam akut yang ditandai dengan manifestasi perdarahan, jumlah trombositomenia), dan hemokonsentrasi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypty dan Aedes Albopictus.
Gejala penyakit DBD ini sangat bervariasi mulai dari yang palinh ringan sampai perdarahan fatal. Gejala DBD ini tergantung pada umur penderita. Pada bayi dan anak – anak kecil biasanya berupa demam yang disertai dengan bintik – bintik merah pada kulit. Pada anak – anak yang lebih besar dan dewasa, biasa dimulai dengan demam ringan atau tinggi (>39 derajat C) yang tiba – tiba dan berlangsung selama 2-7 hari. Demam ini disertai juga bintik – bintik perdarahan ditenggorokan dan selaput bening mata.
2.    Penyakit ini dapat mengenai semua orang tetapi umumnya menyerang anak – anak, remaja, dan orang dewasa muda.
3.    Deteksi dini gejala DBD dilakukan oleh dokter secara klinis yang didasarkan adanya demam tinggi yang timbul mendadak, timbulnya bintik – bintik merah pada kulit (ruam petekial), dan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan darah yang menunjukan trombositopenia, lekopenia, hemokonsentrasi dan pemeriksaan serologi untuk demam berdarah.
Bagian terpenting dari pengobatan adalah pengobatan suportif (pemberian cairan yang adekuat baik dalam bentuk cairan yang diminum langsung atau melalui pemberian infus). Penderita sebaiknya dirawat dirumah sakit untuk mencegah terjadinya syok yang dapat terjadi  secara cepat dan dapat berakibat fatal terutama pada anak – anak. Antibiotik diberikan bila ada infeksi sekunder.
4.    Pencegahan utama DBD ialah dengan melakukan 3M ( Menutup, Menguras bak air, Mengubur barang bekas yang dapat menjadi perindukan nyamuk), penggunaan kelambu dan obat anti nyamuk juga dianjurkan untuk mencegah gigitan nyamuk ini. Pengasapan bukanlah jalan terbaik karena hanya membasmi nyamuk dewasa saja.
Sampai saat ini belum ada vaksin yang tersedia secara komersial untuk DBD ini.
Sekian dan terima kasih. Semoga jawaban saya dapat bermanfaat untuk Bapak dan pembaca.
Dr. Taswin Prawira, SpPD
(Spesialis Penyakit Dalam – RS Mitra Kemayoran)
(Disadur di Majalah Infokelapa Gading Edisi No. 80)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar