Senin, 04 Juli 2011

GERAKAN DINAMIS SEJUTA MANFAAT


Karena gerakannya yang dinamis menjadi solusi para penari dan atlit profesional untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. Bahkan para ibu hamilpun memanfaatkan senam ciptaan Joseph H. Pilates ini sebagai upaya persiapan menuju proses persalinan.

Masa kehamilan pasti akan membawa perubahan fisik maupun mental. Perubahan fisik seringkali membawa ketidak nyamanan bagi ibu hamil seperti sakit dipunggung, pegal-pegal pada kaki dan sebagainya. Ada baiknya siibu mempersiapkan segala ha yang bisa membantu selama masa hamil serta saat proses persalinan. Salah satunya adalah dengan senam hamil metode pilates.

Senam pilates ini pertama kali diperkenalkan seorang warga negara Jerman bernama Joseph H Pilates pada awal tahun 1990-an. Joseph ketika kecil bertubuh ringkih ini sempat mendalami yoga, meditasi zen, dan berbagai macam senam kebugaran. Setelah perang dunia 1, Joseph melatih senam dan banyak membantu korban untuk menguatkan otot tubuh dengan latihan yang ringan tetapi efektif.

Senam yang memiliki 34 gerakan dasar ini didalamnya terdapat delapan prinsip utama diantaranya : pemusatan konsentrasi, pemusatan gerakan, kontrol gerakan, presisi dalam melakukan gerakan, isolasi terhadap otot yang dilatih, dan rutinitas. ”Senam ini gerakannya lebih dinamis karena lebih menekankan pada rutinitas,” kata Dr. Ekarini Aryasatiani, SpOG, Spesialis kebidanan dan penyakit kandungan Rumah Sakit Mitra Kemayoran.

Karena gerakannya lebih dinamis dibandingkan dengan senam hamil biasa, tak heran bila senam pilates ini telah menjadi solusi bagi mereka yang memimpikan kebugaran tubuh. Bahkan telah lama menjadi langganan para penari dan atlet profesional untuk mengembalikan kondisi tubuh mereka. ”Jadi senam pilates ini bisa dilakukan oleh semua golongan tidak hanya ibu hamil,” ujar Ekarini.

Namun demikian, Ekarini menjelaskan bahwa gerakan senam pilates bagi ibu hamil dipusatkan untuk memperkuat otot-otot dan sendi, terutama otot bagian perut dan punggung. Senam ini juga dapat memperbaiki tubuh dan pikiran, pelatih pernapasan, melancarkan peredaran darah, membuat lebih rileks dan fleksibel. Sehingga bentuk tubuh menjadi lebih baik dan badan juga menjadi bugar.

Karena senam ini banyak melatih otot-otot perut, punggung bawah, sekitar punggung dan bokong, yang semuanya itu disebut core muscle. Tapi, otot-otot yang dilatih tersebut bukan hanya otot luar, tetapi juga otot dalam (deep muscle) yang jarang dijadikan fokus latihan dalam senam-senam biasa.

Sehingga dengan memberdayakan otot-otot dalam tersebut, tubuh mempunyai kekuatan dan fleksibilitas yang lebih baik. Sebaliknya dengan memperkuat dan melenturkan core muscle membuat tubuh lebih stabil juga memungkinkan tubuh fleksible bergerak ke berbagai arah. Akibatnya, ketika tubuh dipakai bergerak dalam aktifitas sehari-hari, tubuh akan terasa lebih ringan.

Apalagi senam pilates ini tidak membuat otot berbentuk bulat- bulat, sebaliknya otot akan lebih ramping, tetap kenyal, padat dan kuat. Maka gerakan – gerakan yang dillakukan saat senam pilates juga cukup ringan dan mudah. Setiap gerakan senam pilates juga tidak dilakukan dalam frekuensi banyak. Sehingga si ibu hamil yang berlatih pilates tidak tampak mengeluarkan peluh yang banyak. Yang terpenting kualitas setiap gerakan itu harus benar, makanya setiap peserta senam pilates ini harus terus menerus konsentrasi pada gerakan dan napas. Dengan demikian dampak dari setiap gerakan menjadi efektif.

Karena senam ini memiliki tekhnik napas tertentu yang dipraktekkan dalam setiap gerakan. Maka, bila dilakukan secara rutin oleh ibu hamil akan menghasilkan banyak manfaat antara lain:

  1. Membantu proses kelahiran dengan cara menguatkan otot yang terkait.
  2. Membantu meningkatkan stamina
  3. Membentuk dan mempertahankan postur tubuh agar tulang terhindar dari sakit
  4. Mencapai relaksasi untuk mendapatkan pola tidur yang baik serta meningkatkan energi
  5. Melancarkan sirkulasi darah dan mencegah keram serta varies di kaki
  6. Melatih pernapasan
  7. Membantu proses pemulihan pasca persalinan lebih cepat

Untuk mendapatkan manfaat optimal, sebaiknya senam pilates ini dilakukan secara rutin dari gerakan yang sederhana hingga meningkat ke gerakan yang lebih variasi. Namun demikian, senam hamil metode pilates ini dianjurkan sejak kehamilan usia muda. Sehingga si ibu menjadi lebih relak, nyaman dan suka cita dalam menjalani kehamilan menuju proses persalinan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar