Minggu, 23 Januari 2011

GEMAR MAKAN IKAN MEMBANTU JANTUNG ANDA

Jika Anda khawatir terkena serangan jantung, baik Anda ingin menghindarinya atau Anda sudah terjangkit dan ingin lebih sehat, makan dua ekor ikan dalam seminggu dapat menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung.
Dokter telah lama menyadari bahwa lemak tak jenuh di dalam ikan yang disebut asam lemak omega-3, mampu mengurangi resiko kematian akibat serangan jantung. Selama beberapa tahun, American Heart Association telah merekomendasikan orang untuk memakan ikan yang kaya kandungan omega-3 setidaknya dua kali seminggu.
Namun sebagian orang masih memperhitungkan merkuri dan kandungan lain di dalam ikan sehingga mengalahkan keuntungan kesehatannya. Kendati demikian, saat berbicara masalah kesehatan jantung, kelebihan dari mengonsumsi ikan biasanya mampu menggusur semua kontaminan negatif tersebut. Temukan bagaimana cara menyeimbangkan hal ini dengan menambahkan kelebihan ikan ke dalam diet Anda.

Apakah asam lemak omega-3 dan kenapa mereka baik untuk jantung
Ikan mengandung asam lemak tak jenuh, yang jika menggantikan asam lemak jenuh seperti yang terdapat dalam daging, mampu menurunkan kandungan kolesterol. Asam lemak omega-3 adalah salah satu tipe asam lemak yang mampu mengurangi inflamasi di dalam tubuh. Omega-3 juga dipercaya dapat meningkatkan kemampuan belajar pada anak-anak, mengurangi triglycerides, merendahkan tekanan darah meningkatkan daya tahan tubuh dan yang lainnya.
Triglycerides adalah senyawa-senyawa kimia yang dicerna oleh tubuh untuk menyediakan padanya energi untuk metabolisme. Triglycerides adalah bentuk yang paling umum dari lemak yang kita makan, dan ramuan utama pada minyak-minyak sayur (vegetable oils) dan lemak-lemak hewan.

Apa jenis ikan yang harus dimakan?
Ikan berlemak, seperti salmon, herring dan tuna memiliki kandungan omega-3 paling besar dan paling berguna. Namun cukup banyak juga jenis makanan laut yang mengandung sedikit omega-3. Sebagian besar ikan air tawar mengandung sedikit kandungan omega-3 ketimbang ikan laut. Beberapa varietas ikan bahkan memiliki kadar omega-3 yang cukup tinggi.

Apakah ada jenis ikan yang harus dihindari?
Beberapa jenis ikan, seperti mujair dan lele memiliki kandungan omega-3 yang rendah dan kadar asam arachidonic, sebuah tipe omega-6 yang cukup tinggi seperti yang dijumpai di daging merah dan telur. Menyantap terlalu banyak arachidonic acid dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung karena mengakibatkan inflamasi, yang dapat berkontribusi untuk menimbun plaques di dalam arteri Anda. Ini dapat menyebabkan serangan jantung koroner, serangan jantung atau stroke.

Berapa banyak ikan yang harus dimakan?
Untuk orang dewasa, setidaknya menghidangkan dua kali ikan omega-3 dalam seminggu cukup direkomendasikan. Ukuran penyajiannya cukup 3 ounces (85 gram) atau sekitar seukuran kartu. Jumlah ikan yg dimakan untuk wanita yang sedang mengandung atau berencana untuk hamil dan anak di bawah 12 tahun harus dibatasi. Sebab mereka paling berpotensi untuk menyerap racun yang ada di dalam ikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar