Minggu, 23 Januari 2011

TULANG KUAT SAMPAI TUA

Tubuh kita ibarat rumah. Jika rumah memerlukan pondasi dan rangka yang kuat agar tetap kokoh berdiri, tubuh kita memerlukan tulang yang kuat. Bila kesehatan tulang tidak dijaga, maka lama kelamaan bisa rapuh dan kemudian tidak kuasa lagi menyangga tubuh. Jadi, cukupi kebutuhan ‘makanan’ tulang agar hal ini tidak terjadi dan tulang Anda kuat hingga tua.
Kalsium untuk tulang kuat’Tulang memerlukan makanan berupa kalsium (Ca), yang merupakan mineral penting untuk menyusun struktur tulang. Kebiasaan menabung tulang sebaiknya dimulai sejak dini, karena gaya hidup di masa pertumbuhan mempengaruhi kekuatan tulang di masa tua. Pada usia remaja pembentukan tulang berlangsung paling optimal karena metabolism tubuh beraqda pada puncaknya.
Fungsi kalsium tak hanya untuk pembentukan tulang dan gigi saja, melainkan juga berfungsi mengatur kontraksi dan relaksasi otot serta berperan dalam transmisi saraf. Kebutuhan kalsium bervariasi tergantung umur dan kondisinya, yaitu:
  • Masa kanak-kanak 200-600mg per hari tergantung usianya.
  • Usia 10-18 tahun sekitar 1000 mg perhari dan 19-50 tahun ke atas 800-1000 mg per hari.
  • Jika sedang hamil atau menyusui kebutuhan kalsium meningkat hingga 1200 mg per hari.
Jika Defisiensi Kalsium
Defisiensi atau kekurangan kalsium terjadi jika kebutuhan kalsium dalam tubuh tidak terpenuhi sehingga terpaksa mengambil pasokan kalsium dari tulang. Jika hal ini terus terjadi, makin lama tulang akan keropos dan mengakibatkan densitas (kepadatan) mineral   tulang menurun, gangguan saraf otot, dan yang paling parah adalah Osteoporosis.
Osteoporosis sering disebut sebagai silent killer. Karena penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang pasti, sampai terjadi patah tulang. Pada kondisi ini, massa tulang berkurang dan terjadi kerusakan pada jaringan di dalam tulang, sehingga tulang mudah patah (fraktur). Bagian tubuh yang sering terkena Osteoporosis antara lain, tulang pada punggung, tulang jari tangan dan tulang pangkal paha.
Selain factor menopause, Osteoporosis bisa disebabkan karena kurangnya mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan gaya hidup yang tidak sehat. Seperti sering mengkonsumsi alcohol, kurang berolahraga, serta kurang vitamin D yang membantu penyerapan kalsium.

Konsumsi Kalsium Yuk!
Cara mudah untuk mendapatkan kalsium adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium seperti susu. Berikut ini beberapa contoh makanan yang mengandung kalsium:
  • Bayam, brokoli,daun melinjo, daun talas, bokchoy (150-300 mg kalsium per 100 gram)
  • Kacang kedelai kering (225 mg kalsium setiap 100 gram)
  • Tempe atau tahu (125 mg kalsium setiap 100 gram)
  • Udang rebon kering dan teri kering (1200-2300 mg kalsium per 100 gram)
Selain mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium, Anda juga memerlukan vitamin D untuk membantu penyerapannya ke dalam tubuh. Cara mendapatkannya cukup mudah, yaitu biarkan kulit terpapar sinar matahari selama 10-15 menit per hari saat pagi atau sore hari. Sinar matahari akan membantu proses pengaktifan vitamin D yang ada di bawah kulit. Konsumsi juga makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan, telur, hati, mentega dan margarine.
Sedangkan magnesium atau sering disebut mineral anti stress juga diperlukan untuk membantu kesehatan tulang, mengantarkan pesan-pesan ke saraf dan memudahkan kontraksi otot. Selain itu magnesium sangat penting untuk produksi energy dan pembentukan protein serta membantu menjaga tulang kuat dan jantung sehat. Magnesium mineral dapat ditemukan dalam daging merah, tahu, bayam, dan kacang-kacangan serta gandum.

Saat Tepat Santap Kalsium
Menyantap kalsium juga ada aturan mainnya lho.. Konsumsi kalsium sebelum tidur malam agar Anda tidur lebih nyenyak. Jika ingin mengkonsumsi suplemen kalsium, sebaiknya konsumsilah dalam dosis kecil, misalnya 125-250 mg sekali minum. Suplemen kalsium sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan suplemen zat besi. Karena penyerapannya akan terhambat dalam tubuh. Apabila ingin mengkonsumsi berbarengan dengan vitamin lainnya, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar